Selasa, 13 Oktober 2009

Thanks God...........

Mungkin cuma kata-kata itu yang bisa aku ucapkan saat aku bisa keluar dari Rumah Sakit kemarin. Ya hanya kata-kata itu. Kebayang ga gimana ga enaknya nginap di rumah sakit? tangan di infus, susah gerak,ga bisa online, makannya cuma bubur doank, arggggggghhhhhhhhh poko'nya ga ada enak-enaknya lho!! Sedih banget aku kala itu belum lagi kerjaanku jadi terbengkalai karena penyakit yang menghampiri aku. Sebenarnya penyakit itu lebih terasa kala aku merasakannya sendiri tanpa suami aku.
Awalnya aku hanya meriang, waktu itu minggu siang 27/09 aku ga ke gereja abis dari pagi hujan belum lagi cuacanya dingin banget jadi aku tiduran aja di kamar pake selimut. Eh ternyata itu awal dari penyakit aku, 3hari dirawat di rumah ternyata ga membuat demam aku turun malah membuat aku semakin tersiksa belum lagi maag aku kambuh jadi muntah terus deh....
Hari ketiga dirawat dirumah membuat panik kakak aku karena demam aku yang tak kunjung sembuh, tanpa pikir panjang lagi dia membawa aku ke dokter spesialis penyakit dalam.

Setelah diperiksa di USG oleh dokter keluhan yang kusampaikan dan hasil USG tidak menunjukkan penyakit yang spesifik. Akhirnya dokter menyarankan periksa darah dan tes urine. Dari hasil periksa tersebut diperoleh hasil klo trombosit aku itu dah rendah banget yaitu 33.000 dari normal 150.000. Kebayang donk gimana lemahnya aku saat itu? Ternyata demam berdarah sudah menghinggapi aku, sedih banget.
Dokter merujuk aku masuk ke rumah sakit pada saat itu juga dan langsung menulis obat apa aja yang harus diberikan. Akhirnya malam itu aku masuk UGD deh, dan dengan rela badan aku di suntik oleh perawat. Nyeri banget ketika obat itu masuk ke tubuh aku, sakit mak................


Selengkapnya...

Jumat, 11 September 2009

Siapa dia yang menciptakan???

Fasilitas chatting, blog, mesin pencari dan lain-lain yang sering kita gunakan membuat kita semakin mudah untuk berkreasi dan menemukan segala sesuatunya di dunia maya.
Mungkin kita selama ini hanya menggunakan tanpa kita sadari siapa sih yang sudah menciptakan semua fasilitas itu......
Yuk kita intip siapa saja yang menemukan semua fasilitas di dunia maya yang sering kita gunakan......mari kita mulai.

1. Facebook
Mark Zuckerberg ketika menciptakan situs jejaring sosial Facebook baru berusia 19 tahun. Ia membuat Facebook untuk membantu membangun jaringan sosial bagi remaja di kampusnya saat itu, Universitas Harvard, Amerika Serikat. Kini, Facebook merupakan
situs jejaring sosial terbesar kedua setelah MySpace. Di usia 25 tahun ini, situs ini terus tumbuh hari demi hari dibawah kepemimpinan Mark. Jutaan pengguna baru terus mendaftar setiap bulan!

2. YouTube (situs "berbagi video online")
YouTube didirikan pada tahun 2005 oleh Steve Shih Chen (31 tahun/Taiwan-AS),Chad Hurley (32 tahun/AS). Ketika itu, Chad berusia 28 tahun dan Steve 27
tahun. Tanggal 13 November 2006 YouTube tersebut diambil alih kepemilikan oleh Google Inc sebesar 1.6 Milyar USD (16,9 triliun).

3. Yahoo!
Nah klo kamu suka fasilitas email yahoo!, neh dia penemunya Jerry Yang (40 Tahun/Taiwan-AS) dan David Filo (42 tahun/AS). Saat mereka menemukan Yahoo!, usia Jerry 26 tahun dan Filo 28 tahun. Pada tahun 1995, kedua orang ini menemukan Yahoo!, situs mesin pencari kedua terbesar setelah Google. Tahun 2008, Microsoft sempat ingin membeli Yahoo!. Nilai tawaran yang dibicarakan: 44,6 miliar dollar AS (Rp458,8 triliun). Tetapi rencana ini batal tetapi setelah itu Microsoft dan Yahoo! tidak menampik mengenai kemungkinan kerja sama di masa mendatang.

4. WordPress
Nah pencipta situs ini adalah Matt Mullenweg (25 tahun) asal Amerika Serikat. Matt Mullenweg menciptakan layanan blog gratisan: WordPress. Saat itu usianya baru beranjak 19 tahun ketika ia mulai menciptakan WordPress. WordPress menjadi tenar dalam waktu singkat. Alasannya, situs ini mudah dipakai dan selalu diperbarui. Hingga
tahun 2008, tercatat ada 230 juta pengakses tetap dengan 6,5 miliar halaman
WordPress yang bisa dilihat. Matt, pernah datang ke Jakarta pada Januari 2009 ini mengatakan, ia tidak akan menjual WordPress ke perusahaan besar dengan harga' selangit'. Ia juga bilang, tidak mencari keuntungan dari WordPress. Keuntungan sudah ia dapatkan dari beberapa perusahaan, yang dimilikinya.

5. MySpace
Tom Anderson (38 thn) asal Amerika Serikat merilis MySpace pada bulan Agustus 2003. Saat ini, MySpace adalah salah satu situs jejaring sosial paling besar di dunia, yang bersaing ketat dengan Facebook. MySpace telah digunakan lebih dari 100 juta orang, dengan pengguna terbesar berasal dari kawasan Amerika Serikat. Kelebihan MySpace terletak pada bidang musik. Ketika fasilitas musik terbaru (yaitu "audio streaming" gratis) diluncurkan pada 25 September 2008, hanya dalam beberapa hari saja, ada miliaran lagu yang didengarkan oleh para penggunanya. Kelebihan ini membuat banyak orang memperkirakan bahwa MySpace bisa mempengaruhi industri musik di internet.

6. Mozilla
Blake Aaron Ross (23 tahun) asal Amerika Serikat adalah pemuda jenius yang menciptakan Mozilla, fasilitas penjelajah internet. Mozilla diluncurkan untuk umum pada November 2004. Saat itu, usia Blake baru 19 tahun! Mozilla kemudian digabungkan dengan Firefox, program yang diciptakannya bersama Dave Hyatt. Maka, setelah itu, namanya menjadi Mozilla Firefox. Dengan cepat, Mozilla Firefox diterima para pengguna internet di dunia. Ia, antara lain, dinilai lebih aman dan mudah dipakai (dibandingkan dengan para kompetitornya). Ia juga dinilai mampu merebut sebagian pasar fasilitas penjelajah internet, yang selama ini dikuasai oleh Microsoft Internet
Explorer. Banyak orang memuji kesuksesan Blake Ross. Direktur engineering
Yayasan Mozilla, Chris Hoffman, mengatakan, "Dalam dunia ‘Open Source', posisi seseorang tergantung pada keahliannya. Dan Blake Ross memiliki semua keahlian yang dibutuhkan."

7. Google
Larry Page (36 tahun/AS) dan Sergey Brin (35 tahun/AS). Keduanya merilis Google pada 4 September 1998. Saat itu, mereka baru berusia 25 tahun dan 24 tahun. "Kantor" pertama mereka adalah garasi. Google, mesin pencari yang bisa menampilkan segala jenis informasi ini, disukai banyak orang - terutama para mahasiswa. Maka, hanya dalam tempo waktu beberapa tahun saja, Google bisa berkembang amat pesat dan meraup keuntungan miliaran dollar AS. Kini, Google bisa disebut sebagai mesin pencari nomor satu di dunia. Kisah sukses Larry Page dan Sergey Brin dalam menciptakan dan mengembangkan Google telah menjadi inspirasi bagi banyak orang muda di dunia ini, khususnya para penggemar teknologi informasi. Mereka berharap bisa membuat program baru yang berguna bagi masyarakat dunia dan menguntungkan dari segi finansial.

Nah itu dia orang - orang yang dah buat urusan kita di dunia maya semakin gampang, masih muda-muda banget kan mereka waktu menciptakan situs itu. Hm.........ayo siapa yg mau membuat gebrakan tuk nyusul mereka???? ditunggu ya...........
(dari berbagai sumber)
Selengkapnya...

Kamis, 27 Agustus 2009

Jadilah layaknya pensil


Mungkin membaca dari judulnya aja kita dah bingung apa maksud dari isinya. Hm.....Pensil??? Apa yang tergambar di benak anda jika mendengar kata-kata itu? mgkn ada yang membayangkan sedang menulis, sedang menggambar, sedang meraut pensil atau mungkin menggambarkan sesuatu yang pernah anda alami saat menggunakan pensil.
Pensil itu banyak warna dan jenisnya mulai dari pensil untuk menggambar, menulis dan khusus untuk keperluan tertentu misalnya pensil 2B.
Selain dari kegunaan pensil tersebut, apakah pernah terbayang dibenak kita filosofi apa yang kita dapat dari sebuah pensil? Mungkin ada teman-teman yang bisa menggambarkan kaitan antara pensil dengan kehidupan kita.
Aku pernah baca suatu tulisan yang berkaitan dengan pensil, dan menurut aku bagus banget dijadikan bahan sharing buat teman-teman.

Pensil itu memiliki 5 kualitas :
1. Pensil mengingatkan kamu kalo kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendak-Nya.
2.Dalam proses menulis, kadang beberapa kali kita harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kita, dalam hidup ini kita harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuat kita menjadi orang yang lebih baik.
3. Pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus,untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalah!
an kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar.
4. Bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya,melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu.
5. Sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga kamu, kamu harus sadar kalau apapun yang kamu perbuat dalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan.



gambar terkait:http://school.discoveryeducation.com/clipart/images/pencil.gif

Selengkapnya...

Senin, 10 Agustus 2009

Saat engkau cemberut...............

Saat engkau cemberut, engkau telah membungkus senyuman ramahmu untuk sahabat dan saudaramu! Padahal Tuhan menaruh harapan, melalui dirimu, saudaramu yang sedih akan merasa nyaman tinggal di hatimu!

Saat engkau muram dan memalingkan wajahmu kepada orang yang berada dalam kesulitan hidupnya, engkau sebenarnya telah menyembunyikan cinta Tuhan yang engkau percayakan kepadamu. Padahal kehadiranmu diharapkan menjadi tanda cinta-Nya yang membawa harapan.

Saat engkau mencari harga dirimu dan takut wibawamu merosot turun, engkau sebenarnya telah membungkus kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. Padahal Tuhan mau menganugerahkan rahmat kebijaksanaan: menjadi mulia dalam kerendahan hati, namun engkau tidak mau untuk terluka sebentar saja.

Saat engkau membuang muka kepada temanmu yang telah menjengkelkan dirimu, engkau telah membungkus rapat hatimu yang penuh belas kasih dan pengampunan. Padahal Tuhan sudah memberikan kepadamu mandat untuk mengampuni, yakni tidak menghakiminya lagi, melainkan justru memberikan kesempatan kepadanya untuk berubah. Begitu besar cinta Tuhan, sampai pengampunan pun dipercayakan kepada manusia, agar manusia dengan mudah memaafkan sesamanya!

Kutipan diatas aku dapat dari sebuah milis yang aku ikuti ditulis oleh Blasius Slamet Lasmunadi. Banyak banget sih tulisan dia yang udah aku posting di blog ini.
Bener banget apa yang udah disampaikan ya....terkadang kita melakukan sesuatu yang kita anggap sepele padahal efeknya untuk kita sendiri begitu besar.

Hal - hal kecil di atas emang sering banget kita lakukan tanpa sadar, ya secara pribadi aku harus mengakui klo aku itu sering cemberut, muram dan buang muka. Gimana dengan teman - teman ku??? Dengan adanya kutipan di atas, kira-kira kita dapat berubah ga ya????

Yup....mulai dari sekarang hilangkan tuh cemberut, muram dan buang muka tapi ganti dengan senyum manis mu karena dengan senyum dapat meredam masalah dan menghilangkan prasangka buruk. Benar ga???

Selengkapnya...

Selasa, 30 Juni 2009

Fenomena "Ketika Cinta Bertasbih"


Sepertinya apa yang diimpikan oleh sutradara dan semua kru film "Ketika Cinta Bertasbih" terwujud. Bagaimana tidak,film tersebut laku keras dan ditonton oleh jutaan orang di seluruh Indonesia. Pemain-pemain film tersebut juga otomatis sudah menjadi artis yang benar-benar naik daun layaknya artis papan atas.

Film ini memang layak ditonton,disamping ceritanya bagus tetapi dengan dukungan pemain yang bagus juga membuat film ini semakin hidup. Mulai dari penghayatan dari pemain yang benar-benar bagus, jalan cerita yang tidak monoton dan sarat makna diikuti dengan setting yang benar-benar sesuai dengan ceritanya yaitu di Kairo Mesir.


Harapan saya, remaja sekarang memang harus menonton film ini. Tidak hanya menonton saja melainkan dapat menilik setiap makna dari film tersebut. Melihat bagaimana seharusnya kita mencari pacar atau menjatuhkan pilihan hidup pada seseorang.



Layak tonton tidak hanya bagi para remaja melainkan buat muda-mudi yang sudah matang dan siap menerima pasangan hidupnya.

Banyak makna yang saya peroleh dari "Ketika Cinta Bertasbih". Bagaimana perjuangan hidup yang keras harus dialami oleh Khairul Azzam, mulai dari susahnya menyelesaikan S1 nya di Kairo belum lagi sulitnya kehidupan keluarga yang memaksa dia menjadi penjual bakso di Kairo. Belum lagi dalam perjalanan hidupnya dia juga harus pusing mencari wanita yang akan dijadikan pendamping hidupnya.

Khairul Azzam benar-benar tipe seorang pria yang sangat diidamkan oleh setiap wanita. Perjuangan hidupnya dapat dijadikan panutan. Dalam kehidupan ini kita harus mengesampingkan ego kita untuk memperoleh yang terbaik. Bagi kita sulit mengucapkan syukur di dalam kesusahan kita. Bukan hanya itu terkadang kita lupa menyerahkan kekhawatiran kita pada Tuhan. Kita selalu menyerahkan rasa tidak tenang kita pada orang yang kita anggap dapat memberikan bantuan pada kita pada saat itu juga.

Kehidupan yang tidak kita mengerti arah tujuannya membuat kita semakin khawatir, takut akan ketidakberhasilan, takut akan kehilangan apa yang kita inginkan bahkan takut akan tidak mendapatkan sesuatu dari apa yang kita kerjakan.

Biarlah film-film seperti ini selalu hidup di perfilman negeri kita yang tercinta ini agar remaja-remaja kita dapat belajar dari makna film tersebut dan lebih berhati-hati dalam menjalin hubungan dan menjatuhkan setiap masalah pada tempatnya bukan pada hal-hal yang berbau negatif.


gambar terkait : anginbiru.wordpress.com/2009/06

Selengkapnya...

Ceritakan pada Dunia Untukku

Sekitar 14 tahun yang lalu, aku berdiri menyaksikan para mahasiswaku berbaris memasuki kelas untuk mengikuti kuliah pertama tentang teologi iman.

Pada hari itulah untuk pertama kalinya aku melihat Tommy. Dia sedang menyisir rambutnya yang terurai sampai sekitar 20 cm dibawah bahunya. Penilaian singkatku: dia seorang yang aneh ? sangat aneh.

Tommy ternyata menjadi tantanganku yang terberat. Dia terus-menerus mengajukan keberatan. Dia juga melecehkan tentang kemungkinan Tuhan mencintai secara tanpa
pamrih.

Ketika dia muncul untuk mengikuti ujian di akhir kuliah, dia bertanya dengan agak sinis, "Menurut Pastor apakah saya akan pernah menemukan Tuhan?"
Tidak," jawabku dengan sungguh-sungguh.

"Oh," sahutnya.

"Rasanya Anda memang tidak pernah mengajarkan bagaimana menemukan Tuhan."
Kubiarkan dia berjalan sampai lima langkah lagi dari pintu, lalu kupanggil.
"Saya rasa kamu tak akan pe rnah menemukan-Nya. Tapi, saya yakin Dialah
yang akan menemukanmu."

Tommy mengangkat bahu, lalu pergi.

Aku merasa agak kecewa karena dia tidak bisa menangkap maksud kata-kataku.
Kemudian kudengar Tommy sudah lulus, dan saya bersyukur.

Namun kemudian tiba berita yang menyedihkan: Tommy mengidap kanker yang sudah parah. Sebelum saya sempat mengunjunginya, dia yang lebih dulu menemui saya. Saat dia melangkah masuk ke kantor saya, tubuhnya sudah menyusut, dan rambutnya yang panjang sudah rontok karena pengobatan dengan kemoterapi.

Namun, matanya tetap bercahaya dan suaranya, untuk pertama kalinya,terdengar tegas. "Tommy ! Saya sering memikirkanmu. Katanya kamu sakit keras?" tanyaku langsung. "Oh ya, saya memang sakit keras. Saya menderita kanker. Waktu saya hanya tinggal beberapa minggu lagi."

"Kamu mau membicarakan itu?"

"Boleh saja. Apa yang ingin Pastor ketahui?"

"Bagaimana rasanya baru berumur 24 tahun, tapi kematian sudah
menjelang?"
Jawabnya, "Ini lebih baik ketimbang jadi lelaki berumur 50 tahun namun mengira bahwa minum minuman keras, bermain perempuan, dan memburu harta adalah hal-hal yang 'utama' dalam hidup ini."

Lalu dia mengatakan mengapa dia menemuiku.
"Sesuatu yang Pastor pernah katakan pada saya pada hari terakhir kuliah Pastor. Saya bertanya waktu itu apakah saya akan pernah menemukan Tuhan, dan Pastor mengatakan tidak. Jawaban yang sungguh mengejutkan saya. Lalu, Pastor mengatakan bahwa Tuhanlah yang akan menemukan saya. Saya sering memikirkan kata-kata Bapak itu, meskipun pencarian Tuhan yang saya lakukan pada masa itu tidaklah sungguh-sungguh.
"Tetapi, ketika dokter mengeluarkan segumpal daging dari pangkal paha saya", Tommy melanjutkan "dan mengatakan bahwa gumpalan itu ganas, saya pun mulai serius melacak Tuhan. Dan ketika tumor ganas itu menyebar sampai ke organ-organ vital,saya
benar-benar menggedor-gedor pintu surga.

Tapi tak terjadi apa pun.."

Lalu, saya terbangun di suatu hari, dan saya tidak lagi berusaha keras mencari-cari pesan itu. Saya menghentikan segala usaha itu. Saya memutuskan untuk tidak peduli sama sekali pada Tuhan, kehidupan setelah kematian, atau hal-hal sejenis itu."

"Saya memutuskan untuk melewatkan waktu yang tersisa melakukan hal-hal penting," lanjut Tommy. "Saya teringat tentang Pastor dan kata-kata Pastor yang lain: Kesedihan yang paling utama adalah menjalani hidup tanpa mencintai. Tapi hampir sama sedihnya, meninggalkan dunia ini tanpa mengatakan pada orang yang saya cintai bahwa kau mencintai mereka.

Jadi saya memulai dengan orang yang tersulit: ayah saya.
"Ayah Tommy waktu itu sedang membaca koran saat anaknya menghampirinya."
"Pa, aku ingin bicara." "Bicara saja." "Pa, ini penting sekali."
Korannya turun perlahan 8 cm. " Ada apa?" "Pa, aku cinta Papa. Aku hanya
ingin Papa tahu itu." Tommy tersenyum padaku saat mengenang saat itu.
"Korannya jatuh ke lantai. Lalu ayah saya melakukan dua hal yang
seingatku belum pernah dilakukannya. Ia menangis dan memelukku.
Dan kami mengobrol semalaman, meskipun dia harus bekerja besok paginya."

"Dengan ibu saya dan adik saya lebih mudah," sambung Tommy. "Mereka menangis bersama saya, dan kami berpelukan, dan berbagi hal yang kami rahasiakan bertahun-tahun. Saya hanya menyesalkan mengapa saya harus menunggu sekian lama. Saya berada dalam bayang-bayang kematian, dan saya baru memulai terbuka pada semua orang yang sebenarnya dekat dengan saya.

"Lalu suatu hari saya berbalik dan Tuhan ada di situ. Ia tidak datang saat saya memohon pada-Nya. Rupanya Dia bertindak menurut kehendak-Nya dan pada waktu-Nya. Yang penting adalah Pastor benar. Dia menemukan saya bahkan setelah saya berhenti mencari-Nya."

"Tommy," aku tersedak,

"Menurut saya, kata-katamu lebih universal daripada yang kamu sadari.
Kamu menunjukkan bahwa cara terpasti untuk menemukan Tuhan adalah bukan
dengan membuatnya menjadi milik pribadi atau penghiburan instan saat
membutuhkan, melainkan dengan membuka diri pada cinta kasih."

"Tommy," saya menambahkan, "boleh saya minta tolong? Maukah kamu datang ke kuliah teologi iman dan mengatakan kepada para mahasiswa saya apa yang baru kamu ceritakan?"

Meskipun kami menjadwalkannya, ia tak berhasil hadir hari itu. Tentu saja, karena ia harus berpulang. Ia melangkah jauh dari iman ke visi. Ia menemukan kehidupan yang jauh lebih indah daripada yang pernah dilihat mata kemanusiaan atau yang pernah dibayangkan.

Sebelum ia meninggal, kami mengobrol terakhir kali. Saya tak akan mampu hadir di kuliah Bapak," katanya.
"Saya tahu, Tommy."
"Maukah Bapak menceritakannya untuk saya?
Maukah Bapak menceritakannya pada dunia untuk saya?"
"Ya, Tommy. Saya akan melakukannya."


Oleh: John Powell, S.J.
Selengkapnya...

Selasa, 23 Juni 2009

Mengapa Harus "Sobat Padi"?


Banyak orang yang bertanya ke saya "mengapa selalu menggunakan kata "Sobat Padi" di semua file, nama email ataupun yang lain. Aku buat itu bukan tanpa alesan atau karena suka dengan sebutan itu. Buat aku Sobat Padi itu emang harus selalu ada di setiap kegiatan aku. Mungkin akan selalu terukir di hati aku.
Mungkin sebagian teman - teman sudah mengerti mengapa disebut Sobat Padi dan mungkin juga belum ngerti apa itu Sobat Padi. Selamat buat yang udah ngerti apa itu Sobat Padi, benar sekali bahwa itu adalah sebutan buat kami fans - fans dari Group Band PADI.
Tahun 1999 pertama kali aku kenal dengan Group Band ini, berawal dari sebuah lagu yang berjudul "MAHADEWI" di album "LAIN DUNIA". Menurut aku, lagu itu bagus banget mulai dari lirik, musik dan vokal yang enak banget dari Fadly. Dari situlah ketertarikan aku untuk mengetahui Group band ini lebih dalam. Setelah aku telusuri ternyata aku jatuh cinta pada group band ini.

Jatuh pada musiknya, pada orang-orangnya dan terutama pada nama groupnya yaitu PADI. Nama itu sangat bagus mengingat bahwa fungsi PADI bagi kehidupan kita dan yang paling penting adalah memahami ilmu PADI yaitu "semakin berisi semakin merunduk". Alasan itu juga yang membuat group musik semakin mantap untuk mengukuhkan nama band mereka. Setuju banget buat group band PADI.
Saya berharap nama itu tidak asal nama melainkan benar - benar sesuai dengan artinya.

Selengkapnya...

Wortel, Telur dan Kopi

Selengkapnya...

Gila Hormat

Menarik sekali membaca artikel yg ditulis oleh Mira Lesmana.
Beberapa waktu yang lalu, sopir saya yang sudah selama 10 tahun mengantar saya ke sana ke mari meminta untuk dibuatkan seragam safari biru. Saya terkejut dan bertanya-tanya mengapa ia mendadak minta dibuatkan seragam?

Ia lalu menjelaskan kepada saya; seorang rekannya bercerita, bahwa dengan mengenakan seragam, dijamin di mana-mana kita akan lebih dihormati dan, yang lebih penting lagi, dia akan lebih mudah mendapatkan tempat parkir. Intinya, kalau dia berseragam, para petugas parkir di gedung-gedung dan di mal-mal akan mengira saya orang penting sehingga akan lebih dihormati dan dia pun akan diberikan tempat parkir yang istimewa.

Teman saya, seorang aktor, juga pernah memamerkan mobil BMW-nya. Padahal, saya tahu betul sebenarnya agak berat untuknya membeli mobil semewah itu. Dia menjelaskan bahwa, walaupun berat, mobil itu adalah modal utama bagi dia untuk bisa mendapatkan honor tinggi dari produser film.

Saya agak bingung awalnya, apa hubungan BMW-nya dengan honornya di seni peran? Lalu dia mengatakan, kalau dia datang dengan mobil mewah, produser akan segan menawarkan honor yang rendah, wong mobilnya saja sudah BMW!


Kedua kejadian di atas mengingatkan saya pada sebuah film China yang berjudul The Uniform. Film yang sangat menarik dari sutradara Diao Yi'nan, yang melalui film pertamanya ini berhasil meraih penghargaan Dragons and Tigers Awards di Vancouver International Film Festival di Kanada tahun 2003.

Film ini mengisahkan seorang pemuda pecundang bernama Wang Xiaojian yang bekerja di toko jahit dan setrika pakaian milik keluarganya. Suatu hari ia menemukan seragam polisi yang telantar dan tak kunjung diambil pemiliknya.

Ketika akan mengantar seragam itu ke pemiliknya, ia mengetahui bahwa sang polisi pemilik seragam tersebut ternyata tengah cedera dan tidak bisa bertugas untuk beberapa minggu. Ia pun membatalkan niatnya untuk mengembalikan seragam itu.

Dalam perjalanan pulang, Xiaojian memutuskan untuk mencoba seragam polisi itu. Yang terjadi kemudian sangat mengejutkan. Tiba tiba orang-orang yang ia temui di jalan menjadi hormat dan segan kepadanya. Orang mengira ia polisi betulan.

Di hari hari berikutnya, ia tidak pernah lagi melepaskan seragam itu. Lebih jauh lagi, ia mulai menyetop motor dan bus di jalan, seolah melakukan razia dan memalak uang suap dari pengemudinya. Xiaojian juga berhasil memikat gadis cantik idamannya dengan seragam polisinya itu. Hidupnya berubah total. Akan tetapi, berapa lama ia bisa berpura-pura?

Saya jadi menyadari, beginilah nasib negara berkembang, di mana jurang pemisah antara yang miskin dan yang kaya begitu lebar, dengan kelas menengahnya yang gamang. Kekayaan dan kekuasaan menjadi cita cita utama karena tergila-gila untuk dihormati dan disegani banyak orang.

Masih jauhkan perjalanan kita untuk menjadi bangsa yang berpendidikan dan berbudaya, di mana kehormatan bisa diberikan dan didapat bukan dari sekadar penampilan, tetapi dari sikap, kerja, dan karya yang baik?

Kembali ke sopir setia saya, walaupun saya menolak membuatkan seragam safari biru idamannya itu, ia akhirnya bersikeras membuat seragam itu dari koceknya sendiri. Ia hanya bertahan satu bulan dengan seragam itu karena, katanya, gerah dan tidak nyaman.

Sementara teman aktor saya akhirnya menjual BMW kebanggaannya karena ada kebutuhan dana yang mendesak.

Hormat yang didambakan harus terputus di tengah jalan. Alias, reality bites! Kenyataan memang kadang pahit, kawan?



Mira Lesmana, Sineas
http://cetak. kompas.com/ read/xml/ 2009/06/23/ 0346033/gila. hormat

Selengkapnya...

Senin, 01 Juni 2009

Andaikan engkau cepat bangga....

Andaikan engkau cepat bangga, karena engka memiliki kesempatan luas untuk berbicara dalam berbagai kesempatan di lingkungan kerjamu atau di masyarakat, namun janganlah engkau terlambat untuk membiarkan dirimu dikritik dan dinilai oleh banyak orang!

Andaikan engkau cepat merasa puas karena engkau sudah berbuat baik banyak sekalipun, janganlah terlambat untuk mencari kepuasan, karena perbuatan baik itu tidak menentukan harga dirimu. Hanyalah sikap batin yang tulus, itulah yang mendewasakan dirimu!

Andaikan engkau cepat merasa bahagia karena engkau bisa mengerjakan hampir semua pekerjaan tanpa bantuan orang lain, janganlah terlambat berpikir juga bahwa engkau bukanlah "tuhan baru", melainkan hanya manusia, yang masih membutuhkan orang lain dan juga Tuhan!

Andaikan jantungmu berdebar cepat karena ada banyak orang menaruh simpati padamu, janganlah terlambat untuk melihat bahwa engkau masih ada orang yang belum diperhitungkan dalam hatimu.

Andaikan hatimu terasa berbunga bunga karena orang begitu memuja kepribadianmu, janganlah engkau terlambat berpikir juga, bisa jadi orang itu memujamu karena ia membutuhkan engkau sebagai penghibur.

Andaikan engkau merasa berbahagia karena banyak orang menyediakan berbagai fasilitas yang serba lengkap, cepatlah engkau bertanya pada dirimu, masihkah aku bisa hidup, juga kalau tidak ada fasilitas yang serba lengkap dan mewah itu?

Andaikan engkau tergoda untuk memiliki segala sesuatu yang kelihatannya bagus, apakah engkau pernah berpikir, bahwa segala sesuatu yang bagus dan indah itu dapat menjadi "topeng-topeng" baru, sehingga kita tidak mampu menjadi "ORANG BIASA".

Andaikan engkau mau melepaskan apapun yang menyenangkan dan memuaskan hatimu, di situlah engkau mulai berusaha keras untuk HIDUP BIASA.

Semoga ada banyak kesempatan yang kita temukan untuk hidup "SERBA BIASA" karena HIDUP YANG BIASA itulah yang menantang kita untuk hidup tanpa topeng, tanpa sandiwara, namun ada banyak "mutiara mutiara" kehidupan.

Mutiara hidup itulah Roh Kudus yang dapat kita alami kehadiran-Nya kalau kita mempersiapkan diri dengan melepaskan segala "topeng" dan "hiasan diri" yang menghambat relasi kita dengan-Nya. Karena itu, utuslah Roh-Mu ya Tuhan, maka semuanya akan menjadi baru!

Selamat Hari Raya Pentakosta!!!


"Blasius Slamet Lasmunadi"

Selengkapnya...

Jumat, 29 Mei 2009

Asal Muasal Kata Kingkong

Mengapa King Kong digunakan untuk nama Kera atau Monyet Raksasa?
Mengapa tidak digunakan nama Great Ape, King Monkey, Giant Ape, Giant Monkey atau yang lainnya?
Menurut ahli bahasa, kata King Kong berasal dari bahasa Inggris dan bahasa Latin, yang artinya Raja Monyet. King artinya Raja (bahasa Inggris) dan Kong artinya Monyet (bahasa Latin).
Berikut adalah kata-kata yang terkait dengan Kong:

1. Kong Kali Kong:
Artinya banyak Monyet ! Bayangin , Monyet dikalikan dengan Monyet !

2. Kong Res (Kongres):
Artinya Monyet Ngumpul ! Res singkatan dari Residu, sisa yang terkumpul.

3. Kong Kow:
Artinya, Monyet Gaul! Kow dari bahasa Mandarin non-formal yang artinya main, bergaul atau ngerumpi.

4. Ngong Kong:
Artinya Monyet Jongkok! Ngong artinya duduk atau Jongkok dalam bahasa Sansekerta.

5. Kong Guan:
Artinya Biskuit Monyet, atau Biskuit kesukaan Monyet!


6. Kong Lomerat:
Artinya Kumpulan besar Monyet! Glomerat artinya menggelinding menjadi bola yang besar.

7. Kong Si (Kongsi): aslinya sih QUANXI (Networking - jejaring )
Artinya Empat Monyet pengusaha! Si adalah bahasa Mandarin artinya empat.

8. Cu Kong:
Monyet banyak duitnya! Cu artinya banyak duit menurut bahasa Mandarin kuno yang sudah kadaluarsa.

9 . Eng Kong:
Artinya Mbahnya Monyet!

10. Sing Kong:
Akar umbi ngumpet dalam tanah, takut ama monyet! Sing = singitan (bhs Jawa) = ngumpet.

11. Bo Kong:
Bagian tubuh belakang monyet di bagian bawah yang kelihatan bengkak. Bo = aboh (bahasa Jawa) = bengkak.

13. Jerang Kong:
Kerangka monyet! Jerang = tulang belulang menurut bahasa antah berantah.

14. Bang Kong:
Monyet bangun kesiangan! Bang = singkatan dari bangun.

Yang terakhir ini agak berat.....dan maksa

15. KONG NET
Monyet main internetan hehehehe


"Milis Dairi Satu Hati"

Selengkapnya...

Senin, 25 Mei 2009

Saat engkau sering mencela aku.............

Saat engkau sering mencela aku, aku tertantang untuk melihat diriku harus selalu memperbaiki diriku

Saat engkau sering mengritik pekerjaanku, aku tersinggung, namun aku ditantang untuk bekerja makin sempurna!

Saat engkau mencela masakanku yang terlalu asin menurut lidahmu, aku rasanya memang merasa sia sia, namun aku tertantang untuk belajar masak bukan menurut lidahku, melainkan menurut selera lidahmu!

Saat engkau mencela suaraku yang parau dan "false" waktu menyanyikan lagu, aku merasa minder, namun aku kautantang untuk terus berlatih menyanyi!

Saat engkau mencela aku salah memilih jurusan, aku merasa tidak bebas untuk menentukan jalan hidupku, namun aku tertantang untuk menempatkan pilihanku dalam jaringan pilihan orang lain

Saat engkau tidak menyetujui jalan hidupku, aku merasa hidup ini terasa dalam penjara, namun aku tertantang untuk membebaskan diri, karena masa depanku tidak segalanya ditentukan orang lain, melainkan ditentukan keputusan hidupku sekarang ini!

Saat engkau mengatakan aku sombong, aku ingin marah, namun aku tertantang untuk belajar makin rendah hati.

Saat engkau mengatakan aku bodoh, aku tersinggung, namun aku kautantang untuk belajar lebih banyak lagi!

Semoga kita belajar untuk mengubah kelemahan sesamaku menjadi saat saat yang menantang aku untuk makin berubah menjadi lebih baik lagi!



warm regards!
bslametlasmunadipr


Selengkapnya...

Kalau Engkau Dipuji.......

Kalau engkau dipuji karena gantheng, cakep, ramah, cepat cepatlah untuk tidak merasa sudah sempurna, karena ketampanan dan keramahtamahan lahiriah tidaklah menjamin engkau dapat fasilitas hidup semudah yang engkau bayangkan!

Kalau engkau dipuji karena kecantikanmu, cepat cepatlah untuk tidak GEER karena kecantikanmu tidak abadi dan tidak menjadi jaminan untuk kebahagiaanmu..!

Kalau engkau dipuji karena engkau sangat familiar, cepat cepatlah untuk melihat bahwa teryata engkau familiar tidak kepada setiap orang, karena engkau masih belum bisa familiar kepada musuhmu dan sainganmu!

Kalau engkau dipuji karena engkau kelihatan saleh dan religius, cepat cepatlah untuk melihat diri, bahwa banyak hidup beriman kita ini tinggal di bibir saja, dan tidak berbuahkan kasih dalam hidup bersama!

Kalau engkau dipuji karena engkau kelihatan menguasai materi yang disajikan kepada para peserta pelatihan, cepat cepatlah diketahui, bahwa masih banyak hal yang tidak sanggup kita mengerti dengan baik! Materi itu hanyalah sebagian kecil dari kekayaan pengetahuan di dunia ini!

Kalau engkau dipuji karena murah hati kepada orang yang miskin, cepat cepatlah engkau melihat dirimu sebagai pribadi yang belum sungguh sungguh sadar dan bebas berbagi kehidupan namun sering masih terpaksa untuk bermurah hati!

Kalau engkau dipuji karena engkau suka mendengarkan orang lain, cepat cepatlah engkau mengakui berapa banyak orang yang engkau dengarkan, mungkin orang yang sama minatnya, kepentingan, visinya denganmu!

Kalau engkau dipuji karena dapat bersahabat dengan banyak orang, cepatlah untuk mengakui ada banyak orang yang menjadi sahabatmu karena mereka menguntungkan dan memberikan banyak fasilitas hidup untukmu.

Kalau engkau dipuji, apakah engkau cepat-cepat melihat dirimu sendiri sebagai orang yang masih belum sempurna?


By "Blasius Slamet Lasmunadi"

Selengkapnya...

Menyambut Hari Komunikasi Sedunia!

Kalau sms tidak dibalas, telp tidak diangkat, janganlah cepat cepat marah dan ngambeg, tapi bukankah "hp" di sana bisa jadi kehabisan pulsa, orangnya lagi tidur, lagi rapat, atau....ada banyak kemungkinan yang tidak kita ketahui...!

Engkau dapat mencari informasi sebanyak banyaknya melalui "browsing internet", namun pernahkah engkau ingat ada banyak orang yang tidak mampu mengakses informasi, bahkan yang paling dibutuhkan, karena kemiskinannya?

Engkau dapat berteman dengan banyak teman dan sahabat melalui situs jaringan sosial, namun apakah engkau melihat ada banyak orang kesulitan membangun jaringan, karena tidak punya akses informasi, dan karena tidak memiliki sarana internet?

Tahukah saudaraku, banyak orang miskin tidak tahu kemana mereka mencari pekerjaan, kemana mereka mendapatkan akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, kemana mereka mencari kesempatan untuk berbicara, sementara mereka tidak memiliki sarana komunikasi itu?

Engkau dapat berkata apapun juga pada kenalan, sahabat, rekan kerja melalui email, chatting, fesbuk, namun, apakah kata katamu menjadi berkat, atau sebaliknya menjadi "beban" untuk hidupnya?

Tahukah engkau, semakin kita banyak berelasi melalui dengan banyak orang hanya melalui jaringan internet, pribadimu menjadi makin reaktif dan kurang mampu memahami orang di sekitarmu sebagai pribadi yang butuh kehadiran fisik dan hatimu?

Masihkah menemani anak belajar itu jauh lebih penting daripada chatting? Masihkah menemani anak makan bersama jauh lebih bernilai daripada "browsing"?

Apakah bermain dengan anak anak itu jauh lebih penting daripada bermain "blackberry?"

Masihkah menemani pasanganmu sekedar ngobrol ke sana kemari, jauh lebih penting daripada nonton TV bersama?

Apakah mematikan hp pada saat kita berdoa itu akan merugikan hidup kita?


Semoga kita makin bijaksana menggunakan alat komunikasi yang makin canggih agar cinta Tuhan tetap menjadi kenyataan dalam hidup bersama!



warm regards
"bslametlasmunadipr"


Selengkapnya...

Saat engkau aktif berbicara.................

Saat engkau aktif berbicara, lihatlah betapa banyak orang yang berusaha setengah mati untuk mendengarkanmu!

Saat orang lain berbicara, sadarilah betapa orang itu membutuhkan tatapan mata dan kedua telingamu untuk sungguh sungguh mendengarkan kata katanya, juga kalau perkataannya kerap kali tidak konsisten dengan gaya hidupnya!

Saat engkau selesai menulis artikel, renungan, humor, bahkan kritikan sekalipun, janganlah engkau terlalu yakin bahwa tulisanmu itu paling benar, agar engkau tidak mudah tersinggung bila ada banyak kritikan!

Saat engkau meluangkan waktu untuk menunggu kedatangannya, saat itulah engkau belajar untuk menanti dalam ketidakpastian!

Saat engkau membaca komentar atas berbagai macam tulisanmu, bebaskanlah dirimu dari pikiran yang negatif bila orang itu mengritikmu, namun juga bebaskanlah dirimu dari perasaan cepat GeEr kalau engkau dipuji, karena harga dirimu itu bukan terletak pada tulisanmu itu.

Saat engkau berniat memberikan uang yang kau genggam di tangan kananmu, saat itulah engkau belajar untuk memberi. Ternyata untuk memberi itu dibutuhkan kesediaan membuka genggaman telapak tangan! Kalau telapak tanganmu tetap menggenggam, engkau tidak pernah akan bisa memberikan dirimu pada orang lain!

Saat orang China membuat salam untuk saudaranya, telapak tangan kirinya akan menggenggam telapak tangan kanan! Itu berarti tangan kiri memperingatkan tangan kanan, "Ojo Dumeh (jangan merasa hebat), bila orang bisa berkuasa! Ia harus tetap menyadari kelemahannya! Perhatikanlah engkau berjalan dengan tangan kiri tidak bergerak, engkau tidak bisa berjalan seimbang! Demikianlah hidup ini, hidup kita ini justru banyak didukung oleh orang yang kelihatannya lemah!



Warm regards! "Blasius Slamet Lasmunadi"

Selengkapnya...

Rabu, 20 Mei 2009

Rahasia Wanita

Selengkapnya...

Senin, 18 Mei 2009

Pembekalan CaPres-CaWaPres 2009

18% Produksi ternak bertanggung jawab terhadap emisi GHG global dari seluruh akitivitas manusia. (Laporan FAO 2006: Livestock Long Shadow)

70% tanah dari pembukaan hutan di Amerika Selatan digunakan untuk produksi ternak (http://afp. google.com/ article/ALeqM5i3 amXGwXSFd3n2DiXV X62yZa0MRw)

20% Energi dari makanan yang diolah tubuh kita untuk bekerja, sisanya, 80%, dijadikan panas tubuh yang dibuang ke lingkungan. Efisiensi energi tubuh manusia antara 17% (orang tua) hingga 23% (olahragawan kelas dunia). (Dean Heerwagen, “Passive and Active Environmental Controls”, McGraw-Hill Professional, 2003, h.36.)

36,5 kg CO2 Sumbangan gas rumah kaca penyebab pemanasan global oleh 1 kg daging, setara dengan mobil eropa yang berjalan sejauh 250 km, atau energi fosil untuk menyalakan lampu 100 watt selama 20 hari. (Animal Science Journal, DOI: 10.1111/1740- 929.2007. 00457.x.)

7 meter Kenaikan air laut bila es di kutub dan gletser di pegunungan mencair akibat pemanasan global.

100 juta ton Tangkapan ikan global pertahun yang terbuang sia-sia (tak dikonsumsi, terjaring percuma). (laporan khusus, “Lautan Nan Senyap – Krisis Perikanan Global”, National Geographic Indonesia, April, 2007)

40 juta ekor Ikan hiu yang dibunuh pertahun hanya untuk diambil sirip-nya. (laporan khusus, “Lautan Nan Senyap – Krisis Perikanan Global”, National Geographic Indonesia, April, 2007)

90% Spesies laut yang hilang sejak tahun 1900 akibat eksploitasi. (laporan khusus, “Lautan Nan Senyap – Krisis Perikanan Global”, National Geographic Indonesia, April, 2007)

1000 gigaton Karbon yang tertahan lapisan beku (permafrost), lebih banyak dari di atmosfir (700 Gt) dan seluruh tumbuhan (650 Gt). Umat manusia melepas 6,5 Gt/tahun. Lapisan beku telah mulai mencair dan mulai melepas karbon dalam bentuk CO2 dan NH4 ke atmosfir. (Joel K. Bourne, “Change is Here”, National Geographic, June 22, 2008)

77% Kematian di negara maju oleh penyakit kardiovaskular dan kanker yang berhubungan erat dengan pola makan (14% oleh penyakit menular, 9% oleh kecelakaan). (Pangan dan Uang demi Kesehatan Bangsa”, National Geographic Indonesia, edisi khusus: Detak Bumi, h.29)

55% Kematian di negara berkembang oleh penyakit menular seperti HIV/AIDS, diare dan pernapasan (37% oleh penyakit noninfeksi, 8% oleh kecelakaan). (Pangan dan Uang demi Kesehatan Bangsa”, National Geographic Indonesia, edisi khusus: Detak Bumi, h.29)

15 juta km2 Lahan pertanian untuk pangan di dunia. (Pangan dan Uang demi Kesehatan Bangsa”, National Geographic Indonesia, edisi khusus: Detak Bumi, h.38)

30 juta km2 Lahan penggembalaan ternak. (Pangan dan Uang demi Kesehatan Bangsa”, National Geographic Indonesia, edisi khusus: Detak Bumi, h.38)

30 miliar dollar AS Subsidi setiap tahun untuk industri perikanan. (Pangan dan Uang demi Kesehatan Bangsa”, National Geographic Indonesia, edisi khusus: Detak Bumi, h.40)

16.000 liter Air yang digunakan untuk memproduksi 1 kg daging (1 kg nasi perlu 3.400 liter, 1 kg daging ayam 3.900 liter, 1 kg daging babi 4.800 liter, 1 buah hamburger 2.400 li-ter). (Pangan dan Uang demi Kesehatan Bangsa”, National Geographic Indonesia, edisi khusus: Detak Bumi, h.48); dari sumber Hoekstra/Champagain , 2008. www.waterfootprint. org)

77 juta ton Protein nabati yang dapat dimakan manusia tetapi diberikan ke ternak. Sebaliknya, ternak hanya memberi 58 juta ton protein untuk manusia. (Henning Steinfield, dkk., h.294)

60 miliar hewan yang digunakan untuk memproduksi daging serta produk-produk susu setiap tahunnya. Sedangkan populasi manusia saat ini sekitar 6,7 miliar.

465 juta ton Kebutuhan daging dunia tahun 2050, dua kali lipat dari kebutuhan tahun 1990, 229 juta ton.

1.043 juta ton Kebutuhan susu dunia tahun 2050, bandingkan dengan 580 juta ton di tahun 1999. (Pangan dan Uang demi Kesehatan Bangsa”, National Geographic Indonesia, edisi khusus: Detak Bumi, h.48)

2,4 triliun ton per tahun CO2 yang ditambahkan ke udara akibat perubahan tanah yang berhubungan dengan peternakan.

987 juta orang Jumlah kaum miskin yang berhubungan dengan kegiatan peternakan.

1,3 miliar orang Jumlah manusia yang berhubungan dengan produksi peternakan (20% populasi dunia).

4,6% Air bersih di dunia yang digunakan untuk ternak. (Lester R. Brown, ”Plan B.30 – Mobilizing to Save Civilization”, The Earth Policy Institute, 2008.)

10,7 triliun rupiah Subsidi pupuk kimia untuk tahun 2009 yang mendorong pemerintah mendukung pupuk organik dan menggalakkan usaha peternakan sapi melalui tawaran suku bunga kredit ringan. (Usaha Pembibitan Sapi Mendapat Fasilitas Khusus”, Kompas, 28 Juni 2008)

260 tahun Waktu habisnya persediaan minyak fosil dunia bila semua orang bervegetarian. Jika seluruh manusia makan daging, dalam 13 tahun minyak fosil dunia habis. (www.eatveg. com ; 30/8/8)

125 ton/detik Berat kotoran seluruh ternak di Amerika. Bandingkan dengan 6 ton/detik feses yang dihasilkan oleh seluruh penduduk Amerika. (www.eatveg. com ; 30/8/8)



Jakarta, 5 Mei 2009

Pandji R. Hadinoto
Selengkapnya...

Larangan mengaktifkan HP di Pesawat

Dari milis, penting untuk diketahui dan disebarluaskan :
Kiranya tulisan ini bisa membuat kita menjadi lebih bijaksana dalam menyikapi kenyataan-kenyataan yang ada dalam kehidupan masyarakat kita. Ada baik nya untuk kita
merendahkan hati dan mengerti agar kita bisa menghargai keberadaan setiap orang yang ada disekitar kita.
Saya sedih mendengar terbakarnya pesawat Garuda, GA 200 pada tanggal 7 Maret 2007, pukul 07.00 pagi, jurusan Jakarta-Yogyakarta di Bandara Adisucipto. Kejadian itu
sungguh menyayat hati dan perasaan. Kemudian saya teringat beberapa bulan yang lalu
terbang ke Batam dengan menggunakan pesawat Garuda juga. Di dalam pesawat duduk disamping saya seorang warga Jerman.
Pada saat itu dia merasa sangat gusar dan terlihat marah, karena tiba-tiba mendengar suara handphone tanda sms masuk dari salah satu penumpang, dimana pada saat itu pesawat dalam posisi mau mendarat. Orang ini terlihat ingin menegur tetapi tidak berdaya karena bukan merupakan tugasnya..
Langsung saya tanya kenapa tiba-tiba dia bersikap seperti itu, kemudian dia bercerita bahwa dia adalah manager salah satu perusahaan industri, dimana dia adalah supervisor
khusus mesin turbin. Saat dia melaksanakan tugasnya tiba-tiba mesin turbin mati, setelah diselidiki ternyata ada salah satu petugas sedang menggunaka HP didalam
ruangan mesin turbin.

Orang Jerman ini menjelaskan bahwa apabila frekwensi HP dengan mesin turbin ini kebetulan sama dan sinergi ini akan berakibat mengganggu jalannya turbin tersebut, lebih fatal lagi berakibat turbin bisa langsung mati. Cerita ini langsung saya kaitkan dengan peristiwa diatas, kalau saya tidak salah mendengar mesin pesawat
tiba-tiba mati pada saat mau mendarat.
Mudah-mudahan peristiwa ini bukan akibat HP penumpang. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk masyarakat yang sering bepergian dengan pesawat. (KOMPAS)

Rakyat kita ini memang High class.. Handphone nya Mahal, Transportasi pake pesawat. Tapi bodohnya gak ketulungan. Ada yang gak tau kenapa larangan itu dibuat, ada yang tau tapi tetap gak peduli.. Orang indonesia harus selalu belajar dengan cara yang keras.
Buat yang belum tahu, kenapa Gak boleh menyalakan Handphone di pesawat, berikut
penjelasannya:
Sekedar untuk informasi saja, mungkin rekan-rekan semua sudah mendengar berita mengenai kecelakaan pesawat yang baru "take-off" dari Lanud Polonia-Medan. Sampai
saat ini penyebab kejadian tersebut belum diketahui dengan pasti..
Mungkin sekedar sharing saja buat kita semua yang memiliki dan menggunakan ponsel/ telpon genggam atau apapun istilahnya. Ternyata menurut sumber informasi yang didapat
dari ASRS (Aviation Safety Reporting System) bahwa ponsel mempunyai kontributor yang besar terhadap keselamatan penerbangan.
Sudah banyak kasus kecelakaan pesawat terbang yang terjadi akibatkan oleh ponsel. Mungkin informasi dibawah ini dapat bermanfaat untuk kita semua, terlebih yang sering
menggunakan pesawat terbang.
Contoh kasusnya antara lain:
Pesawat Crossair dengan nomor penerbangan LX498 baru saja "take-off" dari bandara Zurich, Swiss. Sebentar kemudian pesawat menukik jatuh. Sepuluh penumpangnya
tewas. Penyelidik menemukan bukti adanya gangguan sinyal ponsel terhadap sistem kemudi pesawat.

Sebuah pesawat Slovenia Air dalam penerbangan menuju Sarajevo melakukan pendaratan darurat karena sistem alarm di kokpit penerbang terus meraung-raung.. Ternyata,
sebuah ponsel di dalam kopor dibagasi lupa dimatikan, dan menyebabkan gangguan terhadap sistem navigasi.

Boeing 747 Qantas tiba-tiba miring ke satu sisi dan mendaki lagi setinggi 700 kaki justru ketika sedang "final approach" untuk "landing" di bandara Heathrow, London. Penyebabnya adalah karena tiga penumpang belum mematikan komputer, CD player, dan electronic game masing-masing (The Australian, 23-9-1998).

Seperti kita tahu di Indonesia? Begitu roda-roda pesawat menjejak landasan,langsung saja terdengar bunyi beberapa ponsel yang baru saja diaktifkan...
Para "pelanggar hukum" itu seolah-olah tak mengerti, bahwa perbuatan mereka dapat mencelakai penumpang lain, disamping merupakan gangguan (nuisance)terhadap kenyamanan orang lain.
Dapat dimaklumi, mereka pada umumnya memang belum memahami tatakrama menggunakan ponsel, disamping juga belum mengerti bahaya yang dapat ditimbulkan ponsel dan alat
elektronik lainnya terhadap sistem navigasi dan kemudi pesawat terbang.
Untuk itulah ponsel harus dimatikan, tidak hanya di-switch agar tidak berdering selama berada di dalam pesawat.

Berikut merupakan bentuk ganguan-gangguan yang terjadi di pesawat: Arah terbang melenceng, Indikator HSI (Horizontal Situation Indicator)terganggu, Gangguan penyebab VOR (VHF Omnidirectional Receiver) tak terdengar, Gangguan sistem navigasi, Gangguan frekuensi komunikasi, Gangguan indikator bahan bakar,Gangguan sistem kemudi otomatis, Semua gangguan diatas diakibatkan oleh ponsel, sedangkan gangguan lainnya seperti Gangguan arah kompas komputer diakibatkan oleh CD & game Gangguan indikator CDI (Course Deviation Indicator) diakibatkan oleh gameboy Semua informasi diatas adalah bersumber dari ASRS.
Dengan melihat daftar gangguan diatas kita bisa melihat bahwa bukan saja ketika pesawat sedang terbang,tetapi ketika pesawat sedang bergerak di landasan pun terjadi
gangguan yang cukup besar akibat penggunaan ponsel. Kebisingan pada headset para penerbang dan terputus-putusnya suara mengakibatkan penerbang tak dapat menerima instruksi dari menara pengawas dengan baik.
Untuk diketahui, ponsel tidak hanya mengirim dan menerima gelombang radio melainkan juga meradiasikan tenaga listrik untuk menjangkau BTS (Base Transceiver Station).
Sebuah ponsel dapat menjangkau BTS yang berjarak 35 kilometer. Artinya, pada ketinggian 30.000 kaki, sebuah ponsel bisa menjangkau ratusan BTS yang berada dibawahnya. (Di Jakarta saja diperkirakan ada sekitar 600 BTS yang semuanya dapat
sekaligus terjangkau oleh sebuah ponsel aktif di pesawat terbang yang sedang bergerak di atas Jakarta).
Sebagai mahluk modern, sebaiknya kita ingat bahwa pelanggaran etika adalah juga pelanggaran hukum. Tidakkah kita malu dianggap sebagai orang yang tidak peduli akan
keselamatan orang lain, orang yang tidak tahu tata krama,sekaligus melanggar hukum?
Sekiranya bila kita naik pesawat, "bersabarlah sebentar". Semua orang tahu kita memiliki ponsel. Semua orang tahu kita sedang bergegas. Semua orang tahu kita orang
penting. Tetapi, demi keselamatan sesama, demi nyawa kita bersama dan demi sopan santun menghargai sesama, janganlah mengaktifkan ponsel selama di dalam pesawat terbang.

Semoga suatu hari rakyat kita bisa sedikit lebih pintar

Selengkapnya...

Jangan Menangis Mama

Bu Sally segera bangun ketika melihat dokter bedah keluar dari kamar operasi. Dia bertanya dengan penuh harapan: Bagaimana anakku?
Apakah dia dapat disembuhkan?
Kapan saya boleh menemuinya?
Dokter bedah menjawab, "Saya sudah berusaha sebaik mungkin, tapi sayangnya anak ibu tidak tertolong"
Bu Sally bertanya dengan hati remuk, "Mengapa anakku yang tidak berdosa bisa terkena kanker? Apa Tuhan sudah tidak peduli lagi? Di mana Engkau Tuhan ketika anak laki-lakiku membutuhkanMu?"
Dokter bedah bertanya, "Apa Ibu ingin bersama dengan anak ibu selama beberapa waktu?
Perawat akan keluar untuk beberapa menit sebelum jenazahnya dibawa ke universitas. "
Bu Sally meminta perawat tinggal bersamanya saat dia akan mengucapkan selamat jalan kepada anak lelakinya. Dengan penuh kasih dia mengusap rambut anaknya yang hitam itu.
"Apa ibu ingin menyimpan sedikit rambutnya sebagai kenangan?" perawat itu bertanya.
Bu Sally mengangguk. Perawat memotong sedikit rambut dan menaruhnya di dalam kantung plastik untuk disimpan.
Ibu Sally berkata, Jimmy anakku ingin mendonorkan tubuhnya untuk diteliti di Universitas. Dia mengatakan mungkin dengan cara ini dia dapat menolong orang lain yang memerlukan.
"Awalnya saya tidak membolehkan tapi Jimmy menjawab,"Ma, saya kan sudah tidak membutuhkan tubuh ini setelah mati nanti. Mungkin tubuhku dapat membantu anak lain untuk bisa hidup lebih lama dengan ibunya.. "

Bu Sally terus bercerita, "Anakku itu memiliki hati emas. Jimmy selalu memikirkan orang lain. Selalu ingin membantu orang lain selama dia bisa melakukannya. "

Bu Sally meninggalkan rumah sakit setelah menghabiskan waktunya selama enam bulan di sana untuk merawat Jimmy...
Dia membawa kantung yang berisi barang-barang anaknya.Perjalanan pulang sungguh sulit baginya. Lebih sulit lagi ketika dia memasuki rumah yang terasa kosong. Barang-barang Jimmy ditaruhnya bersama kantung plastik yang berisi segenggam rambut itu di dalam kamar anak lelakinya.
Dia meletakkan mobil mainan dan barang-barang milik pribadi Jimmy, anaknya, di tempat Jimmy biasa menyimpan barang-barang itu. Kemudian dibaringkan dirinya di tempat tidur. Dengan membenamkan wajahnya pada bantal, dia menangis hingga tertidur. Di
sekitar tengah malam, bu Sally terjaga. Di samping bantalnya terdapat sehelai surat
yang terlipat.
Surat itu berbunyi:
"Mama tercinta, Saya tahu mama akan kehilangan saya; tetapi saya akan selalu mengingatmu ma dan tidak akan berhenti mencintaimu walaupun saya sudah tidak bisa
mengatakan 'Aku sayang mama'.
Saya selalu mencintaimu bahkan semakin hari akan semakin sayang padamu ma. Sampai suatu saat kita akan bertemu lagi. Sebelum saat itu tiba, jika mama mau mengadopsi anak lelaki agar tidak kesepian, bagiku tidak apa-apa ma.
Dia boleh tidur di kamarku dan bermain dengan mainanku. Tetapi jika mama memungut anak perempuan, mungkin dia tidak melakukan hal-hal yang dilakukan oleh kami, anak lelaki. Mama harus membelikannya boneka dan barang-barang yang diperlukan oleh anak perempuan. Jangan sedih karena memikirkan aku ma. Tempat aku berada sekarang begitu indah. Kakek dan nenek sudah menemuiku begitu aku sampai di sana dan mereka menunjukkan tempat-tempat yang indah. Tapi perlu waktu lama untuk melihat segalanya di sana.
Malaikat itu sangat pendiam dan tampak dingin. Tapi saya senang melihatnya terbang. Dan apa mama tahu apa yang kulihat? Yesus tidak terlihat seperti gambar-gambar yang dilukis manusia. Tapi, ketika aku melihat-Nya, aku yakin Dia adalah Yesus. Yesus sendiri mengajakku menemui Allah Bapa! Tebak ma apa yang terjadi? Aku boleh duduk di
pangkuan Bapa dan berbicara dengan-Nya seolah-olah aku ini orang yang sangat penting.
Aku menceritakan kepada Bapa bahwa aku ingin menulis surat kepada mama untuk mengucapkan selamat tinggal dan kata-kataku yang lain. Namun aku sadar bahwa hal ini pasti tidak diperbolehkan- Nya. Tapi mama tahu, Allah sendiri memberikan sehelai kertas dan pensil-Nya untuk menulis surat ini kepada mama.
Saya pikir malaikat Gabriel akan mengirimkan surat ini kepadamu ma. Allah mengatakan akan menjawab pertanyaan mama ketika mama bertanya 'Dimana Allah pada saat aku membutuhkan- Nya?' Allah mengatakan Dia berada bersama diriku seperti halnya ketika putera-Nya Yesus disalib. Dia ada di sana ma, dan dia selalu berada bersama semua
anak.
Ngomong-ngomong, tidak ada orang yang dapat membaca apa yang aku tulis selain mama sendiri. Bagi orang lain, surat ini hanya merupakan sehelai kertas kosong. Luar biasa kan ma? Sekarang saya harus mengembalikan pensil Bapa yang aku pinjam. Bapa memerlukan pensil ini untuk menuliskan nama-nama dalam Buku Kehidupan.. Malam ini aku akan makan bersama dengan Yesus dalam perjamuan-Nya. Aku yakin makanannya akan lezat sekali..
Oh, aku hampir lupa memberitahukanmu ma. Aku sudah tidak kesakitan lagi. Penyakit kanker itu sudah hilang. Aku senang karena aku tidak tahan merasakan sakit itu dan Bapa juga tidak tahan melihat aku kesakitan. Itulah sebabnya mengapa Dia mengirim Malaikat Pembebas untuk menjemputku. Malaikat itu mengatakan bahwa diriku merupakan
kiriman istimewa! Bagaimana ma?

Salam kasih dari Allah Bapa, Yesus & aku.


Renny Valentina

Selengkapnya...

Kamis, 07 Mei 2009

Rantai Kebaikan

Pada suatu hari seorang pria melihat seorang wanita lanjut usia sedang berdiri kebingungan di pinggir jalan. Meskipun hari agak gelap, pria itu dapat melihat bahwa sang nyonya sedang membutuhkan pertolongan. Maka pria itu menghentikan mobilnya di depan mobil Benz wanita itu dan keluar menghampirinya. Mobil Pontiac-nya masih menyala ketika pria itu mendekati sang nyonya.

Meskipun pria itu tersenyum, wanita itu masih ketakutan. Tak ada seorangpun berhenti menolongnya selama beberapa jam ini. Apakah pria ini akan melukainya? Pria itu kelihatan tak baik. Ia kelihatan miskin dan kelaparan.

Sang pria dapat melihat bahwa wanita itu ketakutan, sementara berdiri di sana kedinginan. Ia mengetahui bagaimana perasaan wanita itu. Ketakutan itu membuat sang nyonya tambah kedinginan.

Kata pria itu, "Saya di sini untuk menolong anda, Nyonya. Masuk ke dalam mobil saja supaya anda merasa hangat! Ngomong-ngomong, nama saya Bryan Anderson ."

Wah, sebenarn ya ia hanya mengalami ban kempes, namun bagi wanita lanjut seperti dia, kejadian itu cukup buruk. Bryan merangkak ke bawah bagian sedan, mencari tempat untuk memasang dongkrak. Selama mendongkrak itu beberapa kali jari-jarinya membentur tanah. Segera ia dapat mengganti ban itu. Namun akibatnya ia jadi kotor dan tangannya terluka.

Ketika pria itu mengencangkan baut-baut roda ban, wanita itu menurunkan kaca mobilnya dan mencoba ngobrol dengan pria itu. Ia mengatakan kepada pria itu bahwa ia berasal dari St. Louis dan hanya sedang lewat di jalan ini. Ia sangat berutang budi atas pertolongan pria itu.

Bryan hanya tersenyum ketika ia menutup bagasi mobil wanita itu. Sang nyonya menanyakan berapa yang harus ia bayar sebagai ungkapan terima kasihnya. Berapapun jumlahnya tidak menjadi masalah bagi wanita kaya itu. Ia sudah membayangkan semua hal mengerikan yang mungkin terjadi seandainya pria itu tak menolongnya.

Bryan tak pernah berpikir untuk mendapat bayaran. Ia menolong orang lain tanpa pamrih. Ia biasa menolong orang yang dalam kesulitan, dan Tuhan mengetahui bahwa banyak orang telah menolong dirinya pada waktu yang lalu. Ia biasa menjalani kehidupan seperti itu, dan tidak pernah ia berbuat hal sebaliknya.

Pria itu mengatakan kepada sang nyonya bahwa seandainya ia ingin membalas kebaikannya, pada waktu berikutnya wanita itu melihat seseorang yang memerlukan bantuan, ia dapat memberikan bantuan yang dibutuhkan kepada orang itu, dan Bryan menambahkan, "Dan ingatlah kepada saya."

Bryan menunggu sampai wanita itu menyalakan mobilnya dan berlalu. Hari itu dingin dan membuat orang depresi, namun pria itu merasa nyaman ketika ia pulang ke rumah, menembus kegelapan senja.

Beberapa kilometer dari tempat itu sang nyonya melihat sebuah kafe kecil. Ia turun dari mobilnya untuk sekedar mencari makanan kecil, dan menghangatkan badan sebelum pulang ke rumah. Restoran itu nampak agak kotor. Di luar kafe itu ada dua pompa bensin yang sudah tua. Pemandangan di sekitar tempat itu sangat asing baginya.

Sang pelayan mendatangi wanita itu dan membawakan handuk bersih untuk mengelap rambut wanita itu yang basah. Pelayan itu tersenyum manis meskipun ia tak dapat menyembunyikan kelelahannya berdiri sepanjang hari. Sang nyonya melihat bahwa pelayan wanita itu sedang hamil hampir delapan bulan, namun pelayan itu tak membiarkan keadaan dirinya mempengaruhi sikap pelayanannya kepada para pelanggan restoran. Wanita lanjut itu heran bagaimana pelayan yang tidak punya apa-apa ini dapat
memberikan suatu pelayanan yang baik kepada orang asing seperti dirinya. Dan wanita lanjut itu ingat kepada Bryan.

Setelah wanita itu menyelesaikan makanannya, ia membayar dengan uang kertas $ 100. Pelayan wanita itu dengan cepat pergi untuk memberi uang kembalian kepada wanita itu. Ketika kembali ke mejanya, sayang sekali wanita itu sudah pergi. Pelayan itu bingung kemana perginya wanita itu. Kemudian ia melihat sesuatu tertulis pada lap di meja itu.

Ada butiran air mata ketika pelayan itu membaca apa yang ditulis wanita itu: "Engkau tidak berutang apa-apa kepada saya.. Saya juga pernah ditolong orang. Seseorang yang telah menolong saya, berbuat hal yang sama seperti yang saya lakukan. Jika engkau ingin membalas kebaikan saya, inilah yang harus engkau lakukan: 'Jangan biarkan rantai kasih ini berhenti padamu.'"
Di bawah lap itu terdapat empat lembar uang kertas $ 100 lagi.

Wah, masih ada meja-meja yang harus dibersihkan, toples gula yang harus diisi, dan orang-orang yang harus dilayani, namun pelayan itu memutuskan untuk melakukannya esok hari saja. Malam itu ketika ia pulang ke rumah dan setelah semuanya beres ia naik ke ranjang. Ia memikirkan tentang uang itu dan apa yang telah ditulis oleh wanita itu. Bagaimana wanita baik hati itu tahu tentang berapa jumlah uang yang ia dan suaminya
butuhkan? Dengan ke lahiran bayinya bulan depan, sangat sulit mendapatkan uang yang cukup.

Ia tahu betapa suaminya kuatir tentang keadaan mereka, dan ketika suaminya sudah tertidur di sampingnya, pelayan wanita itu memberikan ciuman lembut dan berbisik lembut dan pelan, "Segalanya akan beres. Aku mengasihimu, Bryan Anderson!"

Ada pepatah lama yang berkata, "Berilah maka engkau diberi."Hari ini saya mengirimkan kisah menyentuh ini dan saya harapkan anda meneruskannya. Biarkan terang kehidupan kita bersinar. Jangan hapus kisah ini, jangan biarkan saja! Kirimkan kepada teman-teman anda! Teman baik itu seperti bintang-bintang di langit. Anda tidak selalu dapat melihatnya, namun anda tahu mereka selalu ada.. Tuhan memberkati anda!



David Setiawan.
Selengkapnya...